Saturday, January 14, 2006

budak libido

ketika bibirku tersentuh
atau sengaja disentuh
sepasang bibir lain
aku merasa bukan lagi sebagai manusia
aku merasa tak punya lagi otak
untuk berpikir
aku merasa tak punya lagi hati
untuk merasa
yang kulakukan hanya mengunci erat-erat
sepasang bibir itu
dengan sepasang bibirku
dan melumatnya rakus-rakus
sesudahnya aku tak bisa lagi berucap
aku hanya bisa mengerang
hingga otot-ototku mengejang
dan merasakan energi yang luar biasa
tapi tak teramat dahsyat
karena setelahnya
tiba-tiba otakku bisa berfungsi lagi
untuk berpikir
tiba-tiba hatiku berdenyut lagi
dan bisa merasakan
entah berpikir tentang dosa
entah berpikir tentang nikmat
entah merasa bersalah
entah merasa menang
tapi yang jelas
ego ku berperan besar atas semuanya
hingga mengkambinghitamkan libido
sebagai pledoi manusiawi ku

3 comments:

sujud ilalang said...

seneng deh mampir di sini.. teruskan semangat menulisnya ya?

violet said...

thanks mbak..
aku juga seneng mbak mau nyempetin baca tulisan anehku disini, aku pengagum tulisan-tulisan mbak di harian Suara Merdeka lho..

anima said...

huh? I never thought about these before, maybe because I havent had sex...

Nice posting, made me realize how does it feel for girls

But you do enjoy sex with penis involved, do you?