Wednesday, April 16, 2008

seindah malam sepahit kopi buatanku

kemarin aku merindu,
seperti menggigit empedu,
kemarin aku mengharap hadirmu,
seperti menahan dahaga di teriknya hari,
tapi kini,
saat kembali bertemu denganmu lagi,
rinduku memang pergi,
tapi masih seperti meneguk kopi pahit,
setiap kata yang kau ucap untukku,
seumpama petir di siang hari,
memekakkan telinga,
serasa mengunyah daun sirih,
teramat getir dirasa,
kini, saat kembali bertemu denganmu lagi,
malamku seindah laut,
tapi juga sepahit kopi buatanku,
jadi meskipun pahit,
aku tetap cinta kopi,
bagaimana dengan kamu?
;)

No comments: